Langsung ke konten utama

Postingan

Desain Bagi Public: Desain Yang Adil Dan Lestari

Dalam talkshow Desain Bagi Public: Desain Yang Adil Dan Lestari mengadirkan narasumber dari Panen Raya Nusantara (Parara) Jusupta Tarigan, Desain Komunikasi Visual Universitas Tarumanagara Toto Mujio Mukmin, Binus University, Institut Kesenian Jakarta Cecil Mariani dan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia Adityayoga Gardjito. Talkshow kedua dari festival Parara ini, membahas topik mengenai proses perancangan dan strategi ke depan dalam pengembangan produk komunitas local. Dengan memanfaatkan limbah-limbah yang ramah lingkungan, yang dapat menunjang keadilan dan kelestarian hidup masyarakat nusantara.

Hutan Bukannya Hanya Kayu

foto via @panen2015 Talkshow hutan bukan hanya kayu merupakan diskusi yang memberikan pemahaman tentang peran hutan dan keragaman hayatinya, yang seharusnya tidak hanya dilihat dari kayu saja tetapi apa yang dihasilkan dari hutan tersebut. Dalam talkshow ini mendatangkan pembicara dari Kepala Badan Litbang Kehutanan Bambang, Deputi II Bidang Produksi Kementrian Koperasi Dan UKM, I Wayan Dipta. Komunitas Rimba Lestari Nuri, Komunitas Sungai Tohor Kepulauan Riau Zamhur, serta Rudi Syaf dari Kampung Bontae Kalimantan timur.

Pembukaan Panen Raya Nusantara Disambut Meriah Oleh Pengunjung

·          Panen Raya Nusantara Mewujudkan Keadilan Ekonomi Komunitas Berkelanjutan.   foto via @borneoclimate Pembukaan panen raya nusantara diawali dengan pemotongan pita oleh bapak Deputi II Bidang Produksi Kementrian Koperasi Dan UKM, I Wayan Dipta disambut meriah dengan tarian yang dibawakan oleh masyarakat adat suku Papua dengan kolaborasi music dari Kesepuhan Badui. Dalam sambutan pembukaannya Wayan menyatakan bahwa ia sangat senang sekali diundang dalam acara Panen Raya Nusantara (Parara). Sebab visi dan misi dari bidang Produksi Kementrian Koperasi Dan UKM dengan Parara sangat sejalan. “Saat ini Kementrian Koperasi melalui UKM memiliki program memberdayakan produk-produk local dalam negeri agar dapat bersaing dengan produk-produk luar negeri yang masuk kedalam negeri. Dengan adanya panen raya nusantara ini dapat kita kembangkan dengan kuat produk-produk local yang berkualitas,” ujar Wayan

Terminal Benih “Menjaga Warisan Benih Lokal” Turut Dalam Panen Raya Nusantara

Siapa sangka, keberadaan benih hibrida yang dikelola oleh secara konvensional oleh pemerintah membuat hampir 85% benih local yang ada seantero negeri Indonesia malah mengalami krisis. Bahkan mengalami kelangkaan dan hampir punah. Tahukah kamu bahwa benih local itu sifatnya lebih tahan terhadap penyakit dibandingkan dengan benih hibrida? Ini berhubungan dengan sifat getik dari benih local yang tahan terhadap suhu tanah, lingkungan yan memang sudah dimiliki secara alami jika dibandingkan dengan benih yang dikelola secara konvensional.

Kelompok Wanita Tani “lestari mandiri” Hadirkan Produk Hutan Non Kayu di Panen Raya Nusantara

Prduk KWT "Lestari Mandiri " Lampung Hadir Di Panen Raya Nusantara Dalam Festival Panen Raya Nusantara yang akan di gelar pada tanggal 6-7 Juni 2015 di lapangan Banteng Jakarta nanti menghadirkan Kelompok Wanita Tani (KWT) Lestari Mandiri yang akan memperkenalkan hasil produksi mereka dari Hutan dengan produk non kayu. Produk kerupuk sayur organik Beberapa produk hutan non kayu yang akan mereka bawa beberapa diantaranya adalah Jahe Merah organic, Jahe instan siap seduh, kerupuk sayur organic, madu hutan dll. KWT Lestari nadiri menjamin produk mereka lebih ramah lingkungan dan sehat untuk dikonsumsi karena tidak menggunakan pupuk kimia bahkan pestiaida.

Panen Raya Nusantara : Ekonomi Komunitas Yang Adil dan Lestari

Hei… manteman, Yuk alokasi anggaranmu untuk berbelanja di Panen Raya Nusantara (PARARA) pada tanggal 6-7 Juni 2015 ini yuk di lapangan Banteng Jakarta Seatan.    T : Memang Panen Raya Nusantara (Parara) itu apasih? J : Panen raya nusantara itu adalah sebuah festival yang digelar untuk memamerkan produk-produk local yang berkualitas dari kelompok masyarakat yang ditujukan kepada khalayak ramai agar

Air Mata Rembang

Perempuan Rembang Tolak Pabrik Semen Ibu-ibu Rembang Saat aksi di Depan Istana Merdeka Jakarta. Kamis 16 April 2015 “Bagi saya, Rembang adalah ibu saya. Ia lah yang memberikan saya kehidupan di dunia, ia memberikan saya air minum yang jernih dan membesarkan tanaman kami yang kami tanaman. Dimana lagi kesejahteraan itu jika bukan di Rembang, ibu pertiwi saya,” ujar wanita paruh baya itu. Sukinah namanya, ia berasal dari Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah, dimana saat ini tanah Rembang telah digadaikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo karena telah mengizinkan PT   Semen Indonesia menambang di Rembang. Tanpa sepengetahuan Suginah dan warga Rembang lainnya, PT Semen Indonesia telah menebang kawasan hutan Kadiwono kecamatan Bulu seluas kurang lebih 21,13 hektar untuk tapak pabrik.

Mengenal Cinta,,,,,,

Cinta .... Cinta adalah rasa yang menggebu-gebu yang keluar dari dasar hati Cinta adalah dia yang kau pandang tulus dari hati dan Cinta adalah dia yang kau peruntukkan tulus dari dasar hatimu Dan tahukah engkau bahwa cinta pada manusia itu telah mencabik-cabikan hatiku? melukai dasar dinding yang paling dalam dan menjadikannya hampa dan kekosongan yang teramat-amat sungguh.

Bukan Sekedar Wanita Tua

Aku kangen sekali dengan mereka  “Pletak pletak pletak,” begitu bunyi ulenan sambal yang kugiling menggunakan ulenan batu alam. Sesekali ku jawab ya disetiap akir pembicaraannya. Umurnya yang sudah memasuki kepala empat tak menggerus semangat mudanya, jika rambutnya yang mulai mulai putih tersebut di cat berwarna gelap tentu akan menyulapnya seperti gadis yang berumur tiga puluh tahunan. “Dona, Rachman itu waktu kecil doyan banget sama susu. Waktu TK aja dia masih nentengin susu dotnya kemana-mana, ndak mau lepas itu dotnya. Kecuali kalo susunya sudah habis baru dilepeh,” ujarnya Yah begitulah percakapan kami didapur saat menyiapkan menu berbuka puasa semalam. Selain ceritanya yang membuatku tersenyum , keramahan dan kelembutannya begitu ku terasa dalam dua tahun ini.  Senang rasanya aku mendapatkan keluarga yang begitu hangat dan baik sekali kepadaku padahal perkenalanku dengan mas Rachman, anak sulungnya juga dalam hitungan dua tahun.

Suku Asli Bumi "Lancang Kuning"

Foto: Dok Gurindam12.co Suku Talang Mamak Suku talang mamak yang biasa disebut dengan orang talang mamak merupakan sekumpulan masyarakat yang hidupnya masih secara tradisional di sehiliran Sungai Indragiri, Provinsi Riau, Indonesia. Merupakan suku asli dari ‘Bumi Lancang Kuning’, namun memilih hidup diwilayah terpencil. Dalam kelompok masyarakat  talang mamak terdapat sub kelompok yang mereka sebut dengan suku, kemudian dibagi lagi dalam tobo dan unit terkecil mereka sebut dengan hinduk atau perut atau disebut juga puak anak. Kelompok masyarakat ini tergolong Proto Melayu (Melayu Tua) yang merupakan suku asli Indragiri Hulu dengan sebutan ”Suku Tuha” yang berarti suku pertama datang dan lebih berhak atas sumber daya alam di Indragiri Hulu. Selain itu juga, mereka termasuk Melayu Tua.

Ramin-Ramin Itu Telanjang Berdiri

Catatan Perjalanan April 2012 Ramin-ramin itu telanjang berdiri. Ramin ini berada di kawasan konsesi HTI PT. SRL Ini adalah perjalanan saya dengan teman-teman jurnalis Pekanbaru bersama Eye on the Forest (EoF) menelusuri Ramin di Pulau Rupat. EoF ini merupakan lembaga koalisi LSM Lingkungan di Riau, Sumatera: WALHI Riau, Jikalahari (Jaringan Penyelamat Hutan Riau) dan WWF-Indonesia Program Riau. Ya perjalanan kami menuju Pulau Rupat untuk melihat secara langsung keberadaan pohon Ramin yang katanya hampir mengalami ‘kepunahan.’

Potesa Mami (Our Story)

Film yang mengisahkan perjuangan masyarakat Balaesang Tanjung Kabupaten Dongala Provinsi Sulawesi Tengah dalam memperjuangan wilayahnya dari pertambangan. Film yang digagas oleh Perkumpulan Telapak dan Gekko Studio  atas dukungan Siemenpuu Foundation, ini memperlihatkan bahwa masih lemahnya pemerintah menangani dan mengeluarkan kebijakan mengenai pertambangan. Film yang dikisahkan oleh warga desa Malei ini begitu memilukan hati. Dimana protesnya masyarakat Balaesang Tanjung yang berujung konflik dipicu oleh Bupati Donggala Habir Ponulele dengan menerbitkan surat izin ekplorasi No188.45/0288/DESDM/2010 kepada PT. Cahaya Manunggal Abadi (PT.CMA) 

Veer-Zahra

Film veer-Zahara merupakan film india yang menyentuh hati saya. Tangis saya buncah ketika veer dengan relanya menutup bibirnya selama 22 tahun saat ia diatanyai kedatangannya ke Pakistan. Demi orang yang dicintainya ia rela bungkam, aiih ketimbang saya menangis lagi silahkan simak sinopsisnya saja.  *** Jiwa Zaara hampa ditelan perihnya cinta. Sosok sang arjuna tak lagi mungkin dilihatnya lantaran tembok pernikahan telah mencabik asmara mereka. Toh langkah pemuja cinta sejati ini tetap tegar. Zaara terus berjalan menuju pintu hati sang kekasih...

Saatnya Pertanian ‘Back To Nature’

  Masyarakat dunia saaat ini semakin sadar akan bahaya yang ditimbulak oleh pemakian bahan kimia sintetis dalam pertanian, masyarakat semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik, baik berupa pupuk, herbisida, maupun pestisida sintetik. Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agroekosistem secara alami, sehingga menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.   Namun, petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Masalah ini sebenarnya terletak pada bagaimana cara mengolah pertanian organic ini supaya mena...

Maafkan Aku,,,

Pagi ini aku terbangun dari tidurku Dengan mata yang setengah tertutup Aku berjalan menuju lorong kamar mandi Entahlah kenapa pagi ini aku malas sekali Tersentuh air sedikit saja sudah membuatku merinding kedinginan Ya Allah,,,,malasnya aku Bahkan malasnya aku kali ini begitu parah Untuk berangkat menuju kampus saja enggan Kucari hand phone dari kamar ku Ku pencet tombol yang sering aku hubungi

Mendeskripsikan Ruangan

Baru saja aku sampai di lorong itu, sudah tercium aroma alkohol. Lorong Anggrek blok A, terlihat didalam ruangan tersebut beberapa botol zat kimia yang masih terisi penuh, diatas mejanya yang bermarmer tampak sebuah botol reaksi yang digunakan untuk campuran zat kimia tersebut. Disudut kiri ruangan ini hanya terdapat rak-rak yang berisikan tabung reaksi, gelas-gelas kaca, serta beberapa tabung piala. Dibagian rak paling atas terlihat beberapa koleksi kupu-kupu yang telah dikeringkan. 

Pedang dan Perisai

Sayang bantulah diriku untuk memenangkan peperangan ini,,, Aku tahu dirimu jua keberatan dengan perang ini, Tapi aku mohon,,, Liatlah pedang yang telah menghujam jantungku ini Aku tau peperangan ini tidak baik untuk seluruh umat Tapi,, Tahukah kau sayang perang ini adalah segalanya untukku dan dirimu Perang inilah yang menentukan kisah kita

Memberi Adalah Komunikasi Terbaik.

Setelah menonton iklan ini, saya hanya bisa mengatakan amazing seraya menitikan air mata  Kisah ini datang dari negeri Thailand. Dari tiga puluh tahun lampau. Demi menyembuhkan Ibunya, seorang lelaki kecil mencuri obat-obatan di sebuah toko. Aksinya ketahuan. Si pemilik toko, seorang Ibu yang galak, dengan penuh amarah mengiring lelaki kecil itu ke jalanan.   Di kerumunan orang ramai yang menonton, Ibu ini berkali-kali menghardik, “Apa yang kau curi?” Tak sabar menunggu jabawan, si Ibu merogoh saku lelaki kecil itu.  Mengeluarkan botol obat. Lalu dia mendorong-dorong kepala bocah itu. Lelaki kecil itu  cuma bisa tertunduk. Malu. Tentu saja ketakutan.  Mendengar keriuhan itu, seorang pemilik rumah makan keluar. Dia terenyuh melihat lelaki kecil itu. Mencuri obat demi kesembuhan Ibunya. Pemilik warung makan bertubuh kurus jangkung  ini, lalu membeli obat yang dicuri itu. Uang diserahkan kepada Ibu yang terus mengomel itu. 

Berikan Kesempatan Bagi Perempuan Untuk Berkarya

Belum lama ini permasalahan seputar perempuan sedang hangat di bicarakan di dunia internasional, rata-rata perempuan Indonesia memiliki kemajuan yang pesat dalam berkarya. Namun di bawah kemajuan tersebut, berbagai perlakuan tidak merata masih saja terus terjadi. Wanita di jajah pria sejak dulu, animo ini masih sering saja terdengar dikalangan masyarakat banyak, memang sebelum kedatangan Islam, wanita merupakan sesuatu yang tak berharga sehingga masyarakat Arab selalu memandangnya dengan sebelah mata. Bahkan bukannya hanya sekedar pembicaraan namun permasalahan ini terbukti di dunia trading, dimana pria masih mendominasi profesi trader dibandingkan trader wanita. Baik pria dan wanita, masih belum banyak yang mengenal atau mengetahui adanya eksistensi seorang trader wanita professional yang sukses menjalaninya menjadi sebuah karir / pekerjaan.

Cinta Yang Agung

Cinta yang agung,,,, Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya.. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’ Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu… Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI .. Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya.. tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati bersamanya… Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh