Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2014

Saatnya Pertanian ‘Back To Nature’

  Masyarakat dunia saaat ini semakin sadar akan bahaya yang ditimbulak oleh pemakian bahan kimia sintetis dalam pertanian, masyarakat semakin arif dalam memilih bahan pangan yang aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan. Alasan kesehatan dan kelestarian alam menjadikan pertanian organik sebagai salah satu alternatif pertanian modern. Pertanian organik mengandalkan bahan-bahan alami dan menghindari input bahan sintetik, baik berupa pupuk, herbisida, maupun pestisida sintetik. Pertanian organik adalah sistem produksi pertanian yang holistik dan terpadu, dengan cara mengoptimalkan kesehatan dan produktivitas agroekosistem secara alami, sehingga menghasilkan pangan dan serat yang cukup, berkualitas, dan berkelanjutan.   Namun, petani sering mengeluhkan hasil pertanian organik yang produktivitasnya cenderung rendah dan lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Masalah ini sebenarnya terletak pada bagaimana cara mengolah pertanian organic ini supaya menajadi suks

Maafkan Aku,,,

Pagi ini aku terbangun dari tidurku Dengan mata yang setengah tertutup Aku berjalan menuju lorong kamar mandi Entahlah kenapa pagi ini aku malas sekali Tersentuh air sedikit saja sudah membuatku merinding kedinginan Ya Allah,,,,malasnya aku Bahkan malasnya aku kali ini begitu parah Untuk berangkat menuju kampus saja enggan Kucari hand phone dari kamar ku Ku pencet tombol yang sering aku hubungi

Mendeskripsikan Ruangan

Baru saja aku sampai di lorong itu, sudah tercium aroma alkohol. Lorong Anggrek blok A, terlihat didalam ruangan tersebut beberapa botol zat kimia yang masih terisi penuh, diatas mejanya yang bermarmer tampak sebuah botol reaksi yang digunakan untuk campuran zat kimia tersebut. Disudut kiri ruangan ini hanya terdapat rak-rak yang berisikan tabung reaksi, gelas-gelas kaca, serta beberapa tabung piala. Dibagian rak paling atas terlihat beberapa koleksi kupu-kupu yang telah dikeringkan. 

Pedang dan Perisai

Sayang bantulah diriku untuk memenangkan peperangan ini,,, Aku tahu dirimu jua keberatan dengan perang ini, Tapi aku mohon,,, Liatlah pedang yang telah menghujam jantungku ini Aku tau peperangan ini tidak baik untuk seluruh umat Tapi,, Tahukah kau sayang perang ini adalah segalanya untukku dan dirimu Perang inilah yang menentukan kisah kita

Memberi Adalah Komunikasi Terbaik.

Setelah menonton iklan ini, saya hanya bisa mengatakan amazing seraya menitikan air mata  Kisah ini datang dari negeri Thailand. Dari tiga puluh tahun lampau. Demi menyembuhkan Ibunya, seorang lelaki kecil mencuri obat-obatan di sebuah toko. Aksinya ketahuan. Si pemilik toko, seorang Ibu yang galak, dengan penuh amarah mengiring lelaki kecil itu ke jalanan.   Di kerumunan orang ramai yang menonton, Ibu ini berkali-kali menghardik, “Apa yang kau curi?” Tak sabar menunggu jabawan, si Ibu merogoh saku lelaki kecil itu.  Mengeluarkan botol obat. Lalu dia mendorong-dorong kepala bocah itu. Lelaki kecil itu  cuma bisa tertunduk. Malu. Tentu saja ketakutan.  Mendengar keriuhan itu, seorang pemilik rumah makan keluar. Dia terenyuh melihat lelaki kecil itu. Mencuri obat demi kesembuhan Ibunya. Pemilik warung makan bertubuh kurus jangkung  ini, lalu membeli obat yang dicuri itu. Uang diserahkan kepada Ibu yang terus mengomel itu. 

Berikan Kesempatan Bagi Perempuan Untuk Berkarya

Belum lama ini permasalahan seputar perempuan sedang hangat di bicarakan di dunia internasional, rata-rata perempuan Indonesia memiliki kemajuan yang pesat dalam berkarya. Namun di bawah kemajuan tersebut, berbagai perlakuan tidak merata masih saja terus terjadi. Wanita di jajah pria sejak dulu, animo ini masih sering saja terdengar dikalangan masyarakat banyak, memang sebelum kedatangan Islam, wanita merupakan sesuatu yang tak berharga sehingga masyarakat Arab selalu memandangnya dengan sebelah mata. Bahkan bukannya hanya sekedar pembicaraan namun permasalahan ini terbukti di dunia trading, dimana pria masih mendominasi profesi trader dibandingkan trader wanita. Baik pria dan wanita, masih belum banyak yang mengenal atau mengetahui adanya eksistensi seorang trader wanita professional yang sukses menjalaninya menjadi sebuah karir / pekerjaan.

Cinta Yang Agung

Cinta yang agung,,,, Adalah ketika kamu menitikkan air mata dan MASIH peduli terhadapnya.. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu MASIH menunggunya dengan setia.. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu MASIH bisa tersenyum sembari berkata ‘Aku turut berbahagia untukmu’ Apabila cinta tidak berhasil…BEBASKAN dirimu… Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI .. Ingatlah…bahwa kamu mungkin menemukan cinta dan kehilangannya.. tapi..ketika cinta itu mati..kamu TIDAK perlu mati bersamanya… Orang terkuat BUKAN mereka yang selalu menang..MELAINKAN mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh

Sang Jurnalis

Bekerja   tanpa paruh waktu Selama dua puluh empat jam Tak kenal lelah Tak kenal hujan, panas ataupun badai Merekam segala kejadian dunia Hingga menjadi sejarah Membuka mata seluruh dunia Dari penyimpangan, akan ketidak adilan Upah yang kau dapat tak sebanding dengan yang kau kerjakan Kau bilang ikhlas, jika targetmu terpuaskan

Rinai

Aku membaca tulisanmu senja ini, Rinai membasahi kulit bumi ibuku. Aku harus berkata apa? "Dingin", yah sedingin ini tulisanmu untukku. Senja ini lidahku kelu, hanya bisikan rinai ini yang mampu ku dengar. Bahkan tatapanku nanar hanya untuk bisa mengeksperikan bahwa aku memang bersalah padamu. Aku harus bilang apa?? Rinai ini kembali turun. Hanya sepenggal maaf yang bisa tertulis. pekanbaru, 24 oktober 2012